Pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan dengan pengungkapan corporate social responsibil

Penelitian Terdahulu Klapper dan Love dalam Darmawati, dkk. Bagaimana dapat berkolaborasi dengan prosedur perusahaan. Beberapa tahun terakhir banyak perusahaan semakin menyadari pentingnya menerapkan program Corporate Social Responsibility CSR sebagai bagian dari strategi bisnisnya.

Permasalahan yang terkait dengan lingkungan, seperti pencemaran lingkungan, seharusnya tidak terjadi apabila aktivitas perusahaan disertai dengan suatu kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Hal ini karena perusahaan besar akan menghadapi resiko politis yang lebih besar dibanding perusahaan kecil. Namun pada realitanya bank domestik belum melaksanakannya secara transparan.

Model tersebut akan membentuk persamaan atau diagram jalur sebagai berikut: Menurut Daniri CSR lahir dari desakan masyarakat atas perilaku perusahaan yang biasanya selalu fokus untuk memaksimalkan laba, mensejahterakan para pemegang saham, dan mengabaikan tanggung jawab sosial seperti perusakan lingkungan, eksploitasi sumber daya alam, dan lain sebagainya.

Hal ini menyebabkan program CSR belum bergulir sebagai mana mestinya, mengingat masyarakat belum mengerti apa itu program CSR.

Rustiarini melakukan penelitian mengenai pengaruh CSR terhadap nilai perusahaan di mana Corporate Governance sebagai variabel pemoderasi yang menyatakan bahwa CSR dan CG berpengaruh pada nilai perusahaan.

Variabel yang memediasi hubungan tersebut yaitu kinerja keuangan perusahaan. Masalah corporate governace muncul karena terjadinya pemisahan antara kepemilikan dan pengendalian perusahaan. Arus kas Cash Flow menunjukkan hasil operasi yang dananya telah diterima tunai oleh perusahaan dan juga beban yang bersifat tunai yang benar -benar sudah dikeluarkan oleh perusahaan Pradhono, Penelitian yang dilakukan oleh Ulupui menemukan hasil bahwa kinerja keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap return saham satu periode ke depan.

Keadilan Fairnessyaitu kepastian perlindungan atas hak seluruh pemegang dari penipuan fraud dan penyimpangan lainnya serta adanya pemahaman yang jelas mengenai hubungan berdasarkan kontrak diantara penyedia sumber daya perusahaan dan pelanggan.

Selain melakukan aktivitas yang berorientasi pada laba, perusahaan perlu melakukan aktivitas lain, misalnya aktivitas untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman bagi karyawannya, menjamin bahwa proses produksinya tidak mencemarkan lingkungan sekitar perusahaan, melakukan penempatan tenaga kerja secara jujur, menghasilkan produk yang aman bagi para konsumen, dan menjaga lingkungan eksternal untuk mewujudkan kepedulian sosial perusahaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Ulupui menemukan hasil bahwa ROA berpengaruh positif signifikan terhadap return saham satu periode ke depan. CSRI ditentukan menggunakan 7 tema yang terdiri dari lingkungan, energi, kesehatan dan keselamatan tenaga kerja, lain-lain tentang tenaga kerja, produk, keterlibatan masyarakat, dan umum.

Sociental responses SR Pada level ketiga, menunjukan tahapan ketika interaksi antara bisnis dan kekuatan lain dalam masyarakat yang demikian kuat sehingga perusahaan dapat tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan, terlibat dengan apa yang terjadi dalam lingkungannya secara keseluruhan.

Penemuan penting lain adalah bahwa penerapan corporate governance di tingkat perusahaan lebih memiliki arti dalam Negara berkembang dibandingkan dalam negara maju.

Bila tanggung jawab pada level ini tidak dipenuhi akan menimbulkan dampak yang sangat serius. Tujuan industri perbankan pada dasarnya mempunyai dua tujuan penting dalam pembangunan perekonomian, yaitu: Dikutip dari Wijayanti, dkk.

Oleh karena itu, kinerja keuangan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian Alexander dan Buchloz dalam Rustiarini tidak menemukan adanya pengaruh antara pengungkapan sosial dengan harga saham.“PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN” (Studi Empiris pada Perusahaan yang Termasuk dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia) SKRIPSI Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana.

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN GOOD CORPORATE GOVERNACE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia ).

terhadap nilai perusahaan, (b) pengaruh proporsi komisaris independenterhadap hubungan antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan, (c) pengaruh kepemilikan institusional terhadap hubungan antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan.

nilai perusahaan.

Hal ini menunjukkan adanya faktor lain yang turut mempengaruhi hubungan ROA dengan nilai perusahaan. Oleh karena itu, peneliti memasukkan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi yang diduga ikut memperkuat atau memperlemah.

Skripsi Akuntansi:Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Pemoderasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur atau path analysis.

Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa variabel kinerja keuangan tidak mampu memediasi hubungan antara CSR terhadap nilai perusahaan.

Tidak mampunya kinerja keuangan memediasi hubungan antara CSR dengan nilai perusahaan disebabkan karena proksi ROA belum .

Download
Pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan dengan pengungkapan corporate social responsibil
Rated 3/5 based on 66 review